Beberapa Hal Tentang Kalung Emas Yang Wajib Kamu Tahu!

Beberapa Hal Tentang Kalung Emas Yang Wajib Kamu Tahu!

Beberapa Hal Tentang Kalung Emas Yang Wajib Kamu Tahu!

Kalung emas adalah salah satu perhiasan yang tidak hanya digunakan oleh perempuan tetapi juga laki-laki. Kalung memiliki bentuk melingkar dan terdapat pengait untuk dikaitkan saat menggunakannya. Sejak dulu kalung sudah terbuat dari material berharga logam mulia antara lain emas, silver, platina dan lain sebagainya. Karena bahan atau material tersebutlah, kalung memiliki ciri khas dengan kilau mewahnya.

Untuk membuat tampilannya lebih unik dan menarik, pengrajin kalung memberi manik-manik seperti batu permata ataupun mutiara, sehingga lebih bervariasi. Hal inilah yang akhirnya menarik banyak orang untuk menjadikan kalung sebagai perhiasan wajib. Selain juga seringkali digunakan untuk mempermanis tampilan di berbagai kesempatan maupun acara.

Tidak hanya itu, kalung juga menjadi salah satu perhiasan yang turut mewarnai kelengkapan mahar untuk sang pengantin. Namun, berbeda dengan kalung yang ada dalam kelengkapan mahar pernikahan pada umumnya. Kalung-kalung yang sering dijadikan perhiasan oleh masyarakat memiliki banyak manfaat, fungsi, serta tujuannya. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja manfaat, fungsi dan tujuannya, berikut penjelasan sejarah kemunculan kalung hingga eksistensinya saat ini.

Sejarah Kemunculan Kalung

Tidak diketahui kapan pertama kali kalung ditemukan, namun kalung sudah ada sejak zaman purba. Saat itu kalung terbuat dari karang, taring, tulang maupun gigi hewan buas yang dibuat oleh manusia pada zaman purba. Setelah kemunculannya yang tidak dapat diprediksi, kemudian kalung ditemukan di Skotlandia dan juga Irlandia pada abad 1500 – 1800 SM. Saat itu kalung memiliki bentuk seperti bulan sabit atau yang disebut Celtic Kuno.

Diikuti juga di beberapa negara oleh kemunculan kalung yang perlahan menjadi salah satu perhiasan yang identik dengan gaun. Saat itu, kalung masih menjadi perhiasan yang lebih banyak digunakan oleh lelaki, kemudian perlahan mulai diikuti oleh wanita. Kalung yang digunakan dan dibuat pun berbeda setiap daerah, desain dan materialnya juga turut membedakan dan memberi ciri khas tersendiri. Seperti pada kalung yang dibuat oleh bangsa Romawi Kuno yang memiliki ukiran-ukiran pada zaman Romawi.

Seperti yang semua orang tahu bahwa kalung ini khas dan sangat identik dengan simbol-simbol. Begitu juga dengan kalung-kalung khas bangsa Yunani maupun Mesir, mereka semua memiliki ciri khas pada zamannya masing-masing. Beralih pada abad pertengahan, kalung mulai dikenakan para wanita terutama bangsawan-bangsawan. Dan pada abad tersebut mereka mulai menggunakan gaun-gaun menjuntai yang indah.

Kalung pada saat itu menjadi salah satu perhiasan wanita yang identik dikenakan bersamaan dengan penggunaan gaun. Tidak hanya itu saja, sejak dulu kalung sudah menggunakan liontin ataupun batu permata indah yang menghiasinya. Hal ini pun juga menjadi tolak ukur tingkat status sosial para bangsawan yang menggunakannya.

Lanjut berabad-abad lamanya, pada akhir abad 20-an kalung mulai dijadikan aksesoris fashion atau sebagai kebutuhan untuk menunjang penampilan. Kalung juga mulai bervariasi pada zaman itu. Misalnya, material bahannya yang mulai berkembang dengan logam-logam mulia yang lebih bagus dan tahan lama. Ada pula batu permata yang memiliki warna-warna indah, beragam bentuk yang sangat unik.

Para pengguna kalung saat itu pun mulai berubah dan dikenal menjadi orang-orang yang tergolong glamour dan memiliki banyak harta kekayaan. Menyelami lebih dalam bagaimana kalung bisa menjadi salah satu perhiasan yang sangat diminati berbagai kalangan, berikut penjelasannya. 

Manfaat Menggunakan Kalung Emas

Bagi sebagian besar kalangan, menggunakan kalung adalah hal yang sangat penting. Sama pentingnya dengan menggunakan cincin atau jam tangan. Sebab, perhiasan ini adalah salah satu penunjang penampilan bagi para wanita di ibukota misalnya. Para wanita banyak yang berlomba-lomba memperindah penampilan dengan menggunakan perhiasan-perhiasan. Kalung emas menjadi salah satunya.

Kalung emas seringkali digunakan para wanita karena beberapa hal. Terdapat begitu banyak alasan wanita memakainya, selain untuk menunjang penampilannya. Namun, memakai kalung juga disebut-sebut sebagai investasi karena terbuat dari logam emas. Dari segi harga sudah tentu kalung emas patut diperhitungkan.

Hampir sebagian besar orang pun lebih memilih berinvestasi dengan membeli perhiasan emas. Tidak mau kalah dengan kalangan wanita, para pria pun juga turut meramaikan industri perhiasan. Dengan begitu, para pengrajin emas mulai menciptakan inovasi kalung untuk pria. Manfaatnya pun tidak jauh berbeda, dengan menggunakan kalung para pria juga dapat menunjang penampilannya.

Fungsi Menggunakan Kalung

Pada umumnya orang menggunakan kalung untuk menunjang penampilan, baik bagi wanita ataupun pria. Sedangkan, bagi sebagian orang lain menggunakan kalung emas dapat dijadikan sebagai alat investasi. Fungsi dari menggunakan kalung sendiri tergantung dari pemakai kalung tersebut. Ada yang memang demi penampilan, sebagai mahar, investasi, atau bisa juga untuk kesehatan. Namun, kalung untuk mahar biasanya terdapat dalam satu paket perhiasan bersama cincin, anting dan gelang.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, beberapa kalung ada juga yang dibuat dari material tertentu yang bertujuan untuk kesehatan pemakainya. Tentu saja, kalung kesehatan tidak terbuat dari material seperti kalung-kalung lainnya. Namun, pada zaman Romawi Kuno, fungsi kalung menjadi penanda tingkat status sosial penggunanya. Seperti pada fungsi, tujuan membeli dan menggunakan kalung pun tergantung pada masing-masing orang.

Tujuan ini seperti sesuatu yang tidak bisa ditentukan secara mutlak. Dengan berbagai alasan, bisa saja seseorang membeli kalung hanya untuk investasi dan tidak digunakan. Namun ada juga memang ingin membeli untuk dijadikan sebagai hadiah. Tidak sampai disitu, tujuan lain membeli dan menggunakan kalung juga sebagai pembeda status sosial seseorang. Hal ini tentu saja masih berlaku bagi beberapa kalangan, seperti sosialita ibukota.

Hal ini membuat tujuan membeli dan menggunakan kalung pun dibagi kedalam beberapa kelompok orang. Lalu, apa sebenarnya tujuan dari adanya kalung? Kembali pada pembahasan sejarah kemunculan kalung bahwa pertama kali kalung dibuat pun sebagai aksesoris tubuh.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *